Surat Cinta Untuk UI Part 2

Surat Cinta Untuk UI 
Oleh: Adhitia Wardani Fauzyyah 



Dear Univesitas-ku tercinta, UI.

Menjadi mahasiswa Universitas Indonesia, kampus yang paling di idam-idamkan oleh kebanyakan siswa diseluruh penjuru nusantara. Rasa bangga dan cinta setelah berhasil memperjuangkan diri ini untuk bisa menjadi bagian dari civitas akademik UI jelas dan sudah pasti ada di hati saya. Mungkin awalnya, rasa bangga dan cinta itu hanya terasa setelah kita diterima dan menyandang status mahasiswa baru. Ternyata tidak. Banyak hal yang menurut saya patut disyukuri dan menjadi alasan pasti kenapa rasa cinta ini tidak hanya sesaat, tapi berlanjut hingga saat ini. 

Hal-hal yang membuat saya merasa bangga dan cinta kepada UI yaitu: 

  1. Universitas Indonesia menjadi universitas top peringkat ke 67 se-Asia dan menjadi universitas terbaik di Indonesia. Bangga? Jelas. Maka tidak ada alasan untuk tidak membuktikan kebanggaan dan kecintaan saya dengan kesungguhan belajar hingga saya berhasil ada di tangga semester 6 ini. 
  2. Fasilitas di kampus tercinta ini lengkap dan sangat memudahkan saya juga teman-teman mahasiswa dalam beraktifitas di kampus, seperti tersedianya Bis Kuning, Sepeda Kuning, Klinik Satelit, Stadion Olahraga, Perpustakaan terbaik, fasilitas WiFi 24jam tanpa batas, dan fasilitas-fasilitas lainnya. Semua hal itu menunjang kesejahteraan kami sebagai mahasiswa juga warga UI lainnya. 
  3. Letak strategis UI yang berada di tengah kota, dihimpit oleh dua stasiun kereta, di jalur transportasi darat utama, dekat dengan pusat-pusat pemerintahan dan fasilitas umum lainnya, jelas hal ini sangat memudahkan setiap masyarakat terutama mahasiswa juga saya sebagai anak kereta he he he. 
  4. Selain fasilitas serba lengkap, dan lokasi yang sangat strategis, Universitas Indonesia juga sangat lengkap dengan pusat kegiatan dan organisasi yang dapat mewadahi setiap minat bakat dan aktifitas positif mahasiswa. Seperti UKM-UKM olahraga, seni, kerohanian, juga organisasi-organisasi yang positif seperti BEM UI. 
  5. Julukan “Kampus Perjuangan” membawa atmosfer baik bagi saya sebagai mahasiswa sehingga saya sangat merasakan perjuangan tidak hanya sebelum masuk ke Univesitas ini, tetapi juga selama menjadi mahasiswa. Hal itu menumbuhkan motivasi kuat bagi saya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Ditambah segala fasilitas dan Dosen Pengajar yang sangat baik, maka tidak ada alasan lagi untuk saya merasa tidak bangga dan cinta terhadap kampus kita ini. 
Universitas Indonesia, terdengar berat sebenarnya, menyandang nama Negara di dalam status mahasiswa. Mahasiswa UI. Tapi dengan itulah, saya makin sadar bahwa perjuangan saya di kampus ini tidaklah berakhir hanya sampai keluar pintu balairung saat registrasi ulang. Ternyata status mahasiswa UI akan terus diemban hingga lulus nanti. Saya sadar dan malu dengan beban nama UI, itulah yang membuat saya terus berusaha membuktikan kecintaan saya kepada UI dengan terus belajar dan aktif berkontribusi di setiap hal-hal positif. 

Saya cinta UI, cinta perjalanan saya menuju kampus ini, cinta dengan lingkungan di UI, cinta dengan kehidupan akademiknya, dengan segala fasilitasnya, dengan sejuta suka dan duka didalamnya, juga dengan orang-orangnya. 

Cause I’m a dreamer And you’re the dream

Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Adkesma) BEM UI 2017 

0 Response to "Surat Cinta Untuk UI Part 2"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel