Pohon dan Makna Kehidupan | Pesan Inspiratif

Pohon dan Makna Kehidupan | Pesan Inspiratif

PesanInspiratif | Lihatlah sebatang pohon, mungkin pohon yang berdiri selama bertahun-tahun di depan jendela kamar Anda, atau sebatang pohon yang berbaris di tepi jalan dan bayang-bayang pejalan kaki.

Apa yang Anda pelajari tentang kehidupan pohon?

Sebuah pohon sebenarnya menggambarkan kehidupan.

Untuk tetap hidup, Anda harus terus menghapus wabah baru. Tunas tampaknya memperbarui daun layu dan kering, sehingga pohon tetap hijau dan segar. Karena jika tidak, pohon itu akan mati.

Dengan cara yang sama, manusia, agar tetap hidup, harus terus memperbarui pekerjaan mereka agar tetap segar dan tumbuh.

Manusia yang hanya mengandalkan pekerjaan lama mereka akan dihilangkan.

Karena itu, jangan terlalu terobsesi dengan prestasi masa lalu, tetapi dapatkan prestasi baru dengan segera.

Terus tingkatkan di semua bidang. Jangan merasa bahwa Anda telah menguasai, terus meningkatkan keterampilan Anda.

Baca buku, dengarkan kisah sukses, tekun bertanya kepada mereka yang telah berhasil. Jika Anda ingin bertahan hidup, Anda harus terus memperbarui diri.

Anda tidak pernah bosan bergerak dan berkembang, karena itu bukan hanya kewajiban atau paksaan, tetapi cara untuk bertahan hidup.

Mungkin Anda tidak tumbuh secara fisik lagi. Namun sebenarnya secara emosional dan spiritual Anda bisa terus berkembang.

Dengan pertumbuhan emosional dan spiritual, Anda akan terus meningkatkan kualitas dan tingkat diri Anda, sehingga pekerjaan Anda terus meningkat.

Ingat pohon yang belum menghilangkan wabah, itu adalah pohon mati. Itu menjadi potongan kayu yang akan dipotong dan bisa terbakar. Itu sebabnya, ketika kita hidup, kita terus menghasilkan karya-karya baru.

Terus meningkatkan produktivitas. Itulah yang akan menjadi bekal Anda.

1 Response to "Pohon dan Makna Kehidupan | Pesan Inspiratif"

  1. Setuju banget. Pohon harus produktif dengan menghasilkan daun, bunga, dan kalau bisa buah. Manusia juga harus produktif dengan menghasilkan pelbagai karya!

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel