Ricky Elson, Pendiri Lentera Angin Nusantara

Pesan Inspiratif | Siapa yang tidak kenal dengan Ricky Elson, pasti semua orang mengenalnya, terutama orang-orang di bidang teknologi.  Pria kelahiran Padang, 11 Juni 1980 ini merupakan Pendiri Lentera Angin Nusantara.

Selama 14 tahun di Jepang, ia menempuh pendidikan sarjana (S1) dan S2 di Jepang bidang teknologi, kemudian berkarir di perusahaan teknologi Jepang.

Ricky Elson, Pendiri Lentera Angin Nusantara








image: facebook Ricky Elson

Saat berumur 35 tahun, ia telah banyak meraih prestasi yang luar biasa. Ia memegang 14 hak paten yang diakui dan terdaftar di negeri Sakura.

Ricky Elson terkenal sebagai pencipta kincir angin terbaik di dunia dan merupakan anggota tim yang turut menciptakan "mobil listrik pertama untuk Indonesia", yaitu mobil SELO.

Setelah 14 tahun di negeri Sakura, ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia untuk mengamalkan ilmu yang ia peroleh demi kemajuan Indonesia.

Pada April 2011, Ricky Elson membentuk Lentera Angin Nusantara (LAN). Kemudian tahun 2012, LAN mendirikan Pusat Penelitian Teknologi Pemanfaat Energi. 

Baca Juga:
Jati Diri Seorang Entrepreneur
Kisah Sukses Natali Ardianto CTO Tiket.com

Menurutnya, membuat jaringan teknologi yang kuat harus disertai oleh sinergitas dari pemerintah, universitas dan industri. 

Ketika berada di Pulau Sumba, ia melihat keadaan desa Kaliki, desa yang menurutnya memprihatinkan, tak ada penerangan, bahkan listrik sekalipun. Akhirnya Ricky Elson bekerjasama dengan Dahlan Iskan Menteri BUMN untuk membentuk desa Kaliki menjadi desa yang memiliki listrik.

Ricky Elson, Pendiri Lentera Angin Nusantara
Ricky Elson Bersama TIM LAN
image: Facebook Ricky Elson

Tahun 2014, Ricky Elson berhasil memasang kincir angin pertama kalinya. Sebuah karya dari anak Indonesia yang terus belajar dan melangkah tanpa kenal lelah.

Saat menciptakan 20 kincir angin di tanah seluas 40 M Persegi, Ricky Elson banyak mengalami hambatan. Komunikasi dengan masyarakat awam yang masih sulit memahami tentang teknologi kincir angin. 

Tetapi hal itu tidak membuatnya menyerah, ia berfikir untuk melakukan sosialisasi dengan menggunakan bahasa yang mudah di pahami. Ia dibantu seorang teman akrabnya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Akhirnya sosialisasi tersebut lancar dan berhasil membuat masyarakat paham.

Persoalan hukum juga menjadi rintangan saat menciptakan dan memperbanyak kincir angin sebagai pembangkit listrik. Menurutnya, Jika peraturan sudah sulit, ia harus merubah paradigmanya sehingga membuat persoalan hukum tidak menjadi beban.

Bagi Ricky, Kemandirian suatu bangsa bukan soal siapa yang membuat kereta cepat, tetapi tentang suatu negara yang siap membangun negaranya sendiri dengan persiapan. Persiapan adalah sebelum seorang pergi tuk berjuang, memastikan semua urusan selesai.

Sehingga segala yang sudah dipersiapkan, akan membawa hasil setidaknya 80 persen.

Postingan terkait:

3 Tanggapan untuk "Ricky Elson, Pendiri Lentera Angin Nusantara"

  1. Artikelnya bagus, tapi akan lebih keren lagi kalau dalam 1 postingan ada minimal 1 gambar.

    ReplyDelete