Menjaga Keharmonisan Bangsa Indonesia

Pesan Inspiratif | Siapa yang tidak kenal dengan Said Aqil Siroj, beliau merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010 - 2015. Beliau lahir 3 Juli 1953 di Cirebon, Jawa Barat.

Bicara tentang Indonesia, bagi beliau Indonesia merupakan negara berkebangsaan. Indonesia merupakan negara yang mampu mengharmoniskan antara budaya dan agama. Hal itu sangat luar biasa, karena menyatukan budaya dan agama menjadi ciri khas negara terutama Indonesia.

Beliau menyebutkan bahwa Indonesia itu harus darusalam. Darusalam yang berarti negara yang dama. Damai dalam segala aspek, yaitu damai dalam keanekaragaman budaya, agama, suku, ras, warna kulit, dan sebagainya.

Islam merupakan agama mayoritas di Indonesia. Hampir 90% penduduk Indonesia merupakan pemeluk agama Islam. Said Aqil Siroj memberikan pandangan beliau tentang agama islam.

Bagaimana kata beliau?

Pertama, Islam itu memiliki 2 semangat. Semangat Religius dan Semangat Nasionalisme.

Semangat religius menekankan pada nilai-nilai religius itu sendiri, bukan pada simbol bahkan hanya sebagai formalitas dari kereligiusan sebuah agama.

Saat ini semangat religius kurang dipahami, yang sebenarnya semangat religius itu dengan menekankan pada nilai-nilai yang ada, bukan pada simbol atau formalitas semata.

Semangat nasionalismenya, fokus kepada bagaimana kita sebagai umat muslim untuk selalu menjaga budaya dan karakter bangsa Indonesia.

Semangat ini sangat penting, karena rasa nasionalisme digambarkan melalui pemahaman bahwa nasionalisme adalah bagian dari iman kepada Tuhan.

Dengan semangat ini, kita memiliki identitas bersama, tujuan bersama dalam meraih cita-cita bangsa ini.

Kedua, Islam memiliki 3 jenis solidaritas. Solidaritas yang harus dimiliki oleh umat muslim.

Solidaritas sesama umat muslim (ukhuwah islamiyah), solidaritas sebangsa dan setanah air, dan solidaritas antar umat manusia (ukhuwah insaniah).

Maka, sepatutnya seseorang sebelum memegang amanah sebagai pemimpin harus terlebih dahulu memiliki amanah dalam kemanusiaan (humanity).

Untuk Menjaga 3 jenis solidaritas itu tidak mudah. Karena untuk menciptakan 3 jenis solidaritas tersebut, kita harus menjaga keharmonisan dalam bernegara.

Sikap toleransi tidak mungkin muncul jika kita memiliki budi pekerti yang buruk. Karena orang toleran itu pasti memiliki budi pekerti yang baik (berakhlak).

Tidak ada perbedaan diantara agama-agama yang ada di negeri ini. Semua agama mengajarkan tentang cinta dan kasih, bukan tentang kekerasan.

Indonesia itu adalah negara berkebangsaan. Sudah seharusnya kita tunjukkan pada dunia, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya, beragama, beradab dan bermartabat.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Menjaga Keharmonisan Bangsa Indonesia"

Post a Comment