Proses Pembentukan Karakter dan Kepribadian Anak Bangsa

Pesan Inspiratif | Hari ini saya akan berbagi materi dengan tema pembentukan karakter dan kepribadian yang berkualitas.

Materi ini disampaikan oleh Profesor Dr. Arief Rachman. Ia merupakan tokoh pendidikan yang saat ini menjabat sebagai Ketua Harian Komisi Nasional untuk UNESCO di Kemdikbud.

UNESCO merupakan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) yang didirikan pada tahun 1945 sebagai badan khusus PBB. (wikipedia)

Prof Arief Rachman memulai materi dengan memaparkan definisi dan fungsi pendidikan sebagai proses pembentukan karakter dan kepribadian anak bangsa.

Selama ini Ia melihat pendidikan di Indonesia masih sangat sedikit yang menerapkan pendidikan sebagai sebuah proses. Orang tua dan lingkungan sekitar mempunyai peran dan tanggungjawab untuk tidak melakukan diskriminasi dalam proses pendidikan.

Selain itu, karakter dan kepribadian yang diharapkan dari anak bangsa adalah mampu memaksimalkan potensi kecerdasan dalam beberapa aspek, seperti menguatkan spritualitas, penggunaan perasaan dan akal sehat, menyehatkan jasmani dan menguatkan hubungan yang baik dengan orang lain.

Prof Arief Rachman juga memberikan bekal dalam menyikapi perbedaan kultur ketika melanjutkan pendidikan baik dalam negeri maupun luar negeri. Perbedaan yang terjadi diantaranya perbedaan lingkungan, budaya dan pola hidup.

Nantinya ketika kita atau siapapun yang melanjutkan studinya, harus mampu menentukan sikap apakah harus menolak, menyesuaikan atau bahkan mengubah identitas budaya.

Namun ditekankan bahwa pemuda yang tangguh adalah pemuda yang mampu menyesuaikan dengan budaya baru.

Sebelum menutup sesi materi, Prof Arief Rachman menjelaskan konsep 4 Learning by UNESCO, yaitu:

➧ Learning to be

➧ Learning to know

➧ Learning to do

➧ Learning to live together

Materi ini disampaikan Prof Arief Rachman saat menjadi narasumber Program Persiapan Angkatan 51 (PK-51) Beasiswa LPDP pada Januari 2018

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Proses Pembentukan Karakter dan Kepribadian Anak Bangsa"

Post a Comment