Jati Diri Seorang Entrepreneur

Pesan Sukses | Kita tahu potensi bisnis online di Indonesia masih sangat besar. Kalau kita memikirkan sebuah produk, coba manfaatkan handphone, mengingat peningkatan penggunaannya yang sangat pesat.

Indonesia sudah tidak asing lagi dengan internet, bahkan penggunaannya melebihi televisi. Hal ini membuktikan bahwa internet sudah sangat umum bagi masyarakat Indonesia.

Kalau kata Natali Ardianto, CTO EmasDigi, Otak seorang entrepreneur itu terdiri dari:

➧ Passion

➧ Stubborness

➧ Courage

➧ Other Stuff

➧ Rationality

Saat ini kita sudah masuk penjajahan 2.0. atau disebut penjajahan digital. Dimana situs seperti Google, Yahoo, Facebook, dan lain-lain sudah sangat dekat dengan kehidupan kita.

Pertanyaannya, mampukah kita mengganti situs tersebut dengan situs baru buatan kita?

Jawabannya, kita bisa. Hanya saja yang jadi masalah yaitu orang Indonesia suka mensabotase diri sendiri. Tidak percaya diri bahwa dirinya mampu melakukannya.

"A Journey of thousand miles begins with a single small step"

Kita lihat Apple Computer yang dimulai dari kamar spare orang tua Steve Job. Beberapa bulan kemudian upgrade ke garasi di rumah yang sama.

Hal itu mengajarkan bahwa kita tidak harus menjadi orang keren untuk bisa menjadi "besar".

"Dimulai dengan pendidikan yang baik"

Untuk apa kita belajar susah-susah jika Bill Gates dan Mark Zuckerberg droup out dan menjadi sukses?

Mereka adalah contoh anomali dunia. Ketika ada anomali, kita notice. Padahal lebih banyak orang droup out yang gagal dan lebih banyak lulusan sekolah yang sukses.

Intinya, jangan ditiru. Itu hanyalah anomali.

Ketika kuliah di luar negeri, perbanyaklah ilmu dari mereka, dan bawa ke Indonesia.

"Gaining knowledge doesn't end after college"

"Gain knowledge from small companies"

Baca Juga: Peluang Entrepreneur di Indonesia

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Jati Diri Seorang Entrepreneur"

Post a Comment